Banyak orang yang tidak mau berubah. Bukan, sebenarnya bukan tidak mau berubah, mereka tidak berani berubah, karena sebelum berubah, harus mengakui kelemahan diri sendiri dan mencintai diri apa adanya. Daripada melatih diri, orang-orang ini justru mengeraskan hati untuk tetap menjadi diri saat ini dan mencari kambing hitam untuk membenarkan diri sendiri. Banyak orang yang berpikir, bila berubah, maka dirinya akan menjadi bahan ejekan teman-teman. Pendapat ini sama sekali salah. Kalaupun ada handai taulan yang mengejek anda, katakan pada mereka, bahwa anda memang sedang berusaha untuk melatih diri menjadi orang yang lebih menyenangkan bagi semua orang, lalu mintalah pendapatnya tentang diri anda dan apa yang harus dilakukan untuk menjadi orang yang lebih menyenangkan. Ketika mereka memberi nasehat atau mengeritik anda, dengarkan baik-baik. Pendapat mereka tentang anda mungkin tidak semuanya benar, tetapi sadarilah, itulah pendapat mereka atas diri anda, itulah kesan yang anda tampilkan selama ini kepada mereka. berterima kasihlah kepada mereka dan mintalah mereka untuk menjadi konsultan anda dalam rangka melatih diri sendiri.
Berapa lama waktu yang anda perlukan untuk benar-benar berubah? Seumur hidup anda. Anda harus terus-menerus melatih diri seumur hidup, anda harus membina diri seumur hidup. Namun, jangan kuatir, sekali memulainya, maka selanjutnya anda akan melakukannya dengan senang hati, dengan berlalunya waktu, maka anda akan melakukannya secara reflek. Membina diri secara reflek untuk menjadi orang baik adalah anugerah Tuhan.
Berapa banyak teman-teman yang akan menyadari perubahan anda? Tidak banyak! Hanya orang yang benar-benar peduli, cemburu dan membenci anda yang menyadarinya. Teman-teman yang peduli akan memuji setelah ngeledek anda, orang-orang yang cemburu dan membenci akan berhenti mengejek ketika tahu usahanya sia-sia, apalagi bila anda justru menjadikan mereka sebagai sahabat untuk membantu. Kalaupun mereka menyebarkannya kepada teman-teman lainnya, anggaplah itu sebagai anugerah. Karena sekarang banyak sekali orang yang tahu, bahwa anda sedang membina diri. Anda akan mendapatkan banyak sekali nasehat, walaupun dalam bentuk ejekan, tetap saja itu adalah nasehat. Silahkan membaca tulisan saya yang berujudul BEBAL, untuk memahami, bagaimana cara otak manusia bekerja.
Kepada siapa anda harusbelajar? Anda dapat menghadiri seminar-seminar, mendaftar ke pusat-pusat pelatihan pengembangan diri. Namun yang lebih murah adalah bila anda mempelajarinya dari buku-buku. Yang paling murah adalah bila anda belajar dari teman-teman sendiri. Apabila tidak memiliki teman-teman demikian, maka carilah di lingkungan anda, orang-orang yang sukses dalam pergaulan, datangi mereka dan nyatakan bahwa anda hendak belajar kepada mereka. Temukan orang-orang yang sukses dalam pergaulan yang dapat anda percayai, jadikan mereka guru, jadikan mereka konsultan anda.
Hanya sekali kita hidup, itupun akan segera berlalu. Bila tidak melakukan sesuatu, maka anda tidak akan mengubah apapun. Bila melakukan sesuatu, maka anda akan dapat segera memperbaikinya bila yang dilakukan itu salah. Semakin cepat melakukannya, semakin banyak waktu bagi anda untuk melakukan koreksi. Semakin sering melakukannya, anda akan semakin ahli. Hanya orang-orang BEBAL yang melakukan hal yang sama namun mengharapkan hasil yang berbeda.
Mungkin anda berpikir, bahwa anda adalah lelaki paling malang di dunia, dilahirkan dengan tampang jelek, bahkan mungkin cacat dalam keluarga miskin tanpa bakat sama sekali. Bila anda adalah lelaki demikian, maka, maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, saya hanya dapat mengucapkan dua kata bagi anda, "Biar rasa!" Bila anda ingin ucapan yang lebih garang, maka saya katakan, "Biar Mampus!" Siapa bilang dunia ini adil, keadilan hanya ada di rumah ibadah. Saya tidak menaruh belas kasihan sama sekali pada anda. Bila anda mengasihani diri sendiri, maka silahkan membaca biografi Stephen William Hawking, Phd, CH, CBE, FRS, FRSA, gelar-gelar di belakang namanya adalah gelar-gelar yang diperoleh setelah dia menderita penyakit amyotrophic lateral sclerosis. Setelah anda membaca biografinya, maka kita dapat berdiskusi tentang keadilan di dunia ini.
Untuk menjadi orang sukses, anda hanya membutuhkan 1 talenta dan mengusahakannya. Bila anda berkeluh kesah dan menguburnya, maka percayalah, Alkitab mencatat, Tuhan akan menghajar anda habis-habisan.
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya. Matius 25:18
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. Matius 25:24
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! Matius 25:25
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? Matius 25:26
Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya. Matius 25:27
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. Matius 25:28
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. Matius 25:29
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi." Matius 25:30
Setiap laki-laki minimal memiliki 1 talenta, yaitu rendah hati. Bila rendah hati, maka anda akan mencintai diri sendiri apa adanya, bila mengembangkan telenta tersebut, maka anda akan menjadi lelaki yang mau belajar dan diajar. Banyak lelaki menyatakan diri mau belajar, namun ketika diajar, mereka mencari alasan untuk mengeraskan hati demi tidak belajar, lebih lanjut, mereka akan mencari kambing hitam untuk membenarkan diri sendiri. Bila anda adalah orang demikian, bertobatlah, atau anda akan menjalani hidup penuh penderitaan dan Tuhan akan menghajar anda habis-habisan.
Ada banyak kesuksesan di dunia ini, namun ada tiga di antaranya yang paling penting. Pertama, sukses dalam pergaulan, kedua, sukses secara ekonomi dan ketiga, sukses dalam perkawinan. Di antara ketiga sukses tersebut, yang pertamalah yang terpenting.
Bila sukses dalam pergaulan, secara otomatis hal itu akan memudahkan anda berhubungan dengan sesama rekan kerja maupun relasi usaha. Karena sukses dalam pergaulan, maka anda akan memikat gadis yang ingin anda kawini (kebanyakan lelaki tidak kawin dengan wanita yang ingin mereka kawini, tetapi kawin dengan wanita yang mau ketika diajak kawin) dan mengawininya. Bila mengawini wanita yang ingin dikawini, itu berarti sudah sukses 50% dalam kehidupan perkawinan anda.
Sukses dalam pergaulan tidak ditentukan oleh berapa banyak dan berapa hebatnya orang-orang yang anda kenal. Sukses dalam pergaulan dapat diukur dari berapa banyak teman yang menghormati dan berteman dengan anda tanpa pamrih. Sukses dalam ekonomi tidak ditentukan oleh berapa banyak harta yang anda miliki. Siapa yang bekerja paling keras dan paling cerdas berhak makan paling kenyang. Anda dapat mengukur sukses ekonomi dengan membandingkan unjuk kinerja dan jumlah harta yang diperoleh. Sukses perkawinan dapat diukur dari rasa saling hormat menghormati antara anda dan istri anda serta berapa kasmarannya anda berdua.
Search This Blog
WELCOME SOBAT SEMUA
Blog ini berisikan tulisan-tulisan Spiritual, Psikologi, Filosofi, Ilmu Sosial, Kesehatan, Bisnis dan segala hal yang menarik dan mencerahkan hidup . Semoga bisa membantu sobat pembaca semua menjalani hidup dengan lebih mudah dan nikmat.
Salam hangat,
~Garth
Salam hangat,
~Garth
Sudahkah Anda Bersyukur Hari ini ?
Friday, March 6, 2009
Sukses Itu PROGRESIF (By hai hai)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Sekapur Sirih Sejenak
- Garth a.k.a Gwan Gydeo
- Adalah seorang sarjana sosial, anak muda ini menulis untuk terus membuat dirinya "muda" suka jalan-jalan sembari menjadi wartaone... rutinitas dan aktivitasnya sehari-hari adalah menikmati hidup dengan baik dan benar... Suara alam... belaian sejuk sepoy angin... serta terpaan sinar mentari sudah cukup untuk membuatnya bersyukur dalam hidup.





No comments:
Post a Comment