
Qway merasa tidak mampu lagi menjalani hidupnya yang serba berat. Ia adalah seorang entrepreneur karpet batik, seorang pria berusia 25 tahun yang berperawakan laiknya seorang model. Dengan kecerdasan yang cemerlang ia mampu memenangkan berbagai lomba debat yang ia ikuti. Sekarang ini Qway berubah menjadi seorang peratap nasib yang malang. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk menjadi seorang yang benar-benar berguna. Seorang yang benar-benar mampu memberikan kontribusi kepada dunia secara positif dan menjadikan dunia ini lebih indah untuk dinikmati.
Perasaan untuk selalu menjadi top of the top, selalu menjadi tuntutan yang dirasa mengganggu bagi Qway, jadi apa yang akan dilakukannya sekarang?? Qway berpikir lebih baik ia mencoba pergi ke sebuah Lido, konon disana ia bisa bertemu dengan orang tua bijaksana yang bernama Mozee, seorang master kehidupan yang akan membuatnya menjalani kehidupan dengan lebih baik.
"Selamat siang,bisa saya memesan sebuah kamar ?"tanya Qway santai.
"Anda belum memesan tempat, tapi anda beruntung masih tersisa satu tempat untuk anda, sebuah kamar VIP".
"mmm.. oke"jawab Qway mantap.
Seorang room boy membantunya membawa koper dan ranselnya.
"Pak, malam ini kabarnya akan ada badai, sekitar tiga sampai empat jam lagi. Saya harap bapak bisa jalan-jalan menikmati Lido, besok pagi saja."
"Ow.. baik, kelihatannya begitu."Jawab Qway setuju.
Qway masuk kedalam sebuah kamar yang cukup mewah, dilengkapi dengan kulkas, TV kabel, internet, dan juga jakuzi. Tanpa berlama-lama ia langung berendam dalam Jakuzi tersebut sambil mencampurka bubuk aroma terapi kedalam air.
Ahh.. inilah hidup, melupakan segala kepenatan dan segala kejenuhan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Memutuskan hubungan untuk sesaat dengan realitas yang menyakitkan.
Setelah Qway selesai berjakuzi ria, ia kemudian melihat penjualan karpet batiknya di Internet, ternyata masih belum ada pembeli. Baru sekitar lima bulan yang lalu ia memutuskan untuk berbisnis batik karpet, semua uang tabungannya sudah habis sebagai modal. Sekarang ia merasa jalan hidupnya buntu, hubungan dengan orang lain juga buntu. Ia berharap ada sesuatu yang mampu mengubah hidupnya. Sesuatu yang selalu ia harapkan dan nantikan.
Tidak lama setelah Qway online dengan internetnya, badai datang. Terlihat dari jendela kamar Qway kalau daun-daun kering beterbangan, dan kilat menyambar berkejar-kejaran. Dalam badai yang mengamuk itu kemudian ada orang yang menghampiri bungalow Qway.
"Tok..tok..tok, permisi apa ada orang?"Suara dari luar terdengar sampai ke kamar Qway.
Qway yang merasa panik kemudian mengambil spray parfum cabainya dan bergegas menuju pintu. Ia mengintip sesaat, terlihat sesosok pria setengah baya berumur enam puluh-an sedang memegang payung berwarna hitam yang dilipat. Qway kemudian membukakan pintu.
"Ada apa Pak ? kata Qway mantap.
"Bolehkah saya berteduh sebentar selama badai ini berlangsung, saya kira payung saya tidak cukup kuat menjaga saya agar tetap kering dan menuju rumah dengan tenang."
"Oke, silahkan saja"
"Siapa namamu anak muda?"
"Qway Pak, Qway Arthur."
"Qway, nampaknya anda sedang kelelahan sobat."
Kelelahan apa..
Aku baru saja bersantai dan menimati jakuzi, kenapa dia bilang aku kelelahan.
"mm.. apa maksud anda Pak ?"
"Sorot matamu nak, sorot matamu menyatakan kau sedang tidak "hadir".
"Hadir.. tentu saja aku hadir Pak, pikiranku baru saja menikmati Jakuzi dan suasana badai yang memukau."
"Qway, anda benar. Anda hadir sesaat tetapi setelah itu anda melayang lagi."
"Ok..Pak siapa nama anda ?"
"Panggil saja saya Rui"
Seraya mengangguk kemudian Qway berjalan menuju kulkas, mengambi dua buah botol bir, dan menawarkannya kepada Rui. Pak Tua itu kemudian menerimanya sambil mengucapkan terimakasih. Tak lama kemudian mereka mengobrol dengan akrab mereka membahas banyak hal-hal dan akhirnya tiba sampai kepada suatu pertanyaan inti dari Qway.
"Pak Tua, selama anda hidup..apa saja yang telah anda lakukan ? apa anda menikmati tahun-tahun kehidupan anda?"
"Pada awalnya tidak Qwan, pada awalnya hidupku ini adalah pencarian akan pencerahan. Sebuah pencarian kedalam yang begitu rumit dan panjang."
"Sungguh..begitu rumitkah?"
"Ya..tapi itu semua sudah berlalu, dan sekarang tinggal masa panen."
Masa panen..
Kelihatannya menarik, walau aku inging langsung tidur untuk mennyiapkan diri esok pagi, tapi apa salahnya kalau akau bercakap sebentar lagi. Bahkan siapa tahu saja dia adalah Mozee sang legendaris.
"So..Pak Rui, bisa kita mulai pelajaran kita sekarang mengenai kehidupan!?."
"Baik, kita mulai dari awal."
"Manusia itu apa Qway ? dan juga Siapa?"
"Manusia adalah Peta Teladan dari TUHAN. Manusia adalah biji matanya TUHAN."
"Baik, kalau begitu anda pasti tahu jika dalam hidup ini berlaku hukum alam, hukum kodrat. Anjing menggonggong, kucing mengeong, sapi melenguh, burung bersiul. Itulah hukum kodrat secara universalitas"
"Betul, Pak memang sudah menjadi kodrat dari TUHAN mengenai binatang-binatang tersebut."
"Segala sesuatu ada sebab ada akibat Qway, hanya sang khalik yang tiada berawal pun tiada berakhir. Anda setuju?"
"Hmm.. sejauh ini saya setuju dan sangat paham. Dikarenakan ada sebab maka ada akibat, maka kehidupan ini seperti sebuah efek domino."
"Tepat Qway, dan itu dimulai sejak anda lahir."
"Maksud anda?"
"Qway saat kita lahir kedunia ini, kita sudah ada sebelumnya, kita sudah ada dalam gambaran dari Sang khalik. Hanya saja kita belum ada secara fisik dan kasat mata. Kita ada di dunia ini adalah karena kita memang harus ada di dunia ini. Kita tidak bisa memilih akan jadi siapa,lahir dimana. Semua terjadi begitu saja, dan semua mengalir secara teratur. Karena anda mau tidak mau sudah hadir di dunia ini, mengapa tidak menerima dengan lapang dada keadaan dan situasi anda.
Qway mengangguk setuju, sambil kembali menenggak botol birnya. tetapi kemudian ada ganjalan dalam hatinya.
"Pak Rui, apa anda percaya nasib ? menurut anda apakah setiap manusia itu menguasai nasibnya ? Kita lihat kalau binatang-binatang itu memiliki takdir untuk tumbuh dan kemudian meneruskan keturunan lalu mati. Manusia lahir, dan kemudian meneruskan keturunan dan bekerja demi perut, hati dan otaknya. Jika demikian apalah gunanya hidup itu, hidup adalah rutinitas yang dinamis. Mengapa bisa ada kejenuhan dan bisa ada perasaan tidak enak dalam tubuh ini, apa ini berhubungan dengan kesinergisan antar reaksi kimia dalam tubuh."
"Qway, anda belum kenal diri anda sendiri, anda harus bekenalan dengan humanusiora dulu, karena anda adalah manusia. Qway, manusia itu adalah apa yang ia makan. Manusia bisa sakit karena manakan, dan manusia bisa sehat karena makananan. Makanan yang ada pada diri manusia itu seperti yang sudah kamu nyatakan sebelumnya adalah makanan bagi perut, hati, dan otak. Setiap hari orang berpikir untuk memenuhi porsi ketiga makanan tersebut. Saat salah satu dari tiga elemen tersebut kelaparan, maka manusia akan menjadi seperti cacing kepanasan dan ikan yang menggelepar kekeringan. Ia akan menjadi singa yang buas, juga Piranha yang kanibalis."
"Menarik.. begitu banyak orang yang dalam hidupnya tidak sadar berada dalam keadaan tersebut. Menjadi lapar secara tidak sadar, dan bukannya mencari makanan yang dibutuhkan malah mencari hal-hal yang akan membuatnya bertambah lapar. bahkan juga banyak yang kenyang secara placebo, dan seklipun hal tersebut tampak memuaskan pada saatnya, akan membuat kesengsararaan pada waktunya dan menjadi adiktif terhadap kenyang placebo tersebut."
"Ha ha ha, pola awal yang sudah terbentuk adalah pola yang paling sulit diubah Qway, jika anda menyadari hal ini maka anda akan menemukan tingkat kesadaran yang lebih tinggi. Pernahkah anda perhatikan kalau anda membuat jalur yang pertama, dan berjalan dalam jalur tersebut, maka bisa jadi seumur hidup; anda akan melewati jalur yang sama, sampai anda rela memaksa diri untuk rela berubah dan membuat jalur yang baru lagi. Ini bukan proses yang singkat dan mudah Qway, tapi anda berhak mengetahui secepatnya, dan wajib mengambil tindakan agar anda berada di jalur yang"sempurna".
"Snow Ball Effect, itukah yang hendak anda sampaikan ?"
"Hampir Qway. SBE adalah kondisi yang sulit untuk dikendalikan dan diubah, hal ini dikarenakan ia terikat dan diikat oleh hukum kekekalan momentum, setiap aksi selalu diikuti reaksi entah itu searah, ataupun berbeda arah, atau juga secara extreme berlawanan. Itulah yang dikatakan oleh Newton. Cells Memoir mampu mengingat karakter DNA dari tiga generasi, anda yang sekarang adalah anda 100 tahun yang lalu. Coba perhatikan dari orangtua sampai buyut anda, apakah mereka orang-orang yang dikendalikan oleh perut, hati, otak. Manakah bagian yang dominan?? atau mereka dikendalikan ketiga elemen tersebut.
"Oke pak, tapi bisakah anda menjelaskan secara detail dan konkret mengenai ke-tiga elemen tersebut."
"Perut itu menggambarkan hal-hal yang fisikal, hati itu menggambarkan perasaan, dan otak itu menggambarkan visi-misi kehidupan.Ke-tiga elemen ini harus anda beri makanan secara teratur, jangan terlalu kenyang, tetapi secukupnya. Anda tahu khan sesuatu yang berlebihan tidak baik. Nah, sekarang kita masuk kepada tahap bagaimana memberi makan. Perut diberi makan setiap hari, apa yang anda beri makan kepada perut akan berdampak secara langsung dan tidak langsung bagi kesehatan anda. Jadi anda dituntut unytuk hidup sehat kalau anda ingin menikmati hidup ini. Bagaimanapun juga orang-orang yang paling bahagia adalah orang-orang yang memiliki kesehatan prima.
"Ya saya setuju 100% dengan anda, masalahnya kenapa banyak orang tidak suka gaya hidup sehat, sehat yang nikmat itu mahal kata mereka, semua butuh fasilitas dengan kualitas nomor satu. Banyak orang juga tidak sadar akan pentingnya kesehatan, seorang teman berkata kepada saya kalau ia akan terus makan-makanan yang ia suka padahal makanan itu tidak sehat dengan alasan; hidup ini hanya satu kali saja. Cepat atau lambat kita semua akan mati, itu hanya masalah waktu saja, jadi nikmati saja semua hal yang bisa kamu nikmati, sebanyak dan secepat mungkin."
"Teman anda punya persepsi yang menarik soal hidup Qway. Ia adalah orang yang rakus dan tidak punya empati, walau kelihatannya ia dermawan dan suka berbagi dengan sesama. Ia terlalu picik dalam menilai kehidupan. Hidup ini adalah investasi Qway, apa yang anda tabur suatu hari nanti pasti akan anda tuai..PASTI Qway. Kehidupan ini tidak hanya masalah dari apa yang kelihatan saja, tetapi juga yang tidak kelihatan, yang justru memenuhi quota 96% dari semesta. Ya..Qway, apa yang tidak anda lihat menentukan apa yang akan anda lihat. Apa yang tidak anda tanam maka secara otomatis alam akan mengambil alih dengan menanam hal -hal yang tidak anda ketahui, entah itu buruk atau baik andalah yang menilainya sendiri."
"Jika demikian sebaiknya kita menjadi seorang penjaga taman yang sigap, bukan begitu Pak ?"
"Tepat Qway, kita adalah penjaga dari kehidupan yang akan kita jalani, kita memegang kendali atas kehidupan kita sendiri. Biarlah semua aktivitas kita berada dalam areal batas yang menjadi tanggungjawab kita, kita lakukan dengan sempurna. Dan pada areal-areal lain yang tidak kelihatan biarlah itu menjadi bagian dari Sang Khalik.
"Setuju Pak!!" Jawab Qway semangat.
Tak terasa sudah tengah malam, badai belum juga reda. Kemudian Qway berjalan mengambil dua bungkus potato chips besar di lemari, kemudian mengambil dua boto bir lagi dalam kulkas. Suasana menjadi semakin hangat, Qway bercerita mengenai kisah kehidupannya, dan apa yang menjadi kerinduan hatinya dalam hidup ini.
"Pak Rui, tolong beritahu saya bagaimana menjadi tuan dalam hidup ini, dan bukan menjadi budak. Siapa yang menjadi stakeholder dalam kehidupan kita ini ya kita sendiri, bukan begitu Pak?"
"Betul Qway, anda tinggal bermain berdasarkan hukum alam, sebuah eksakta mengenai bagaimana hidup yang menyenangkan dan semarak. Coba anda lihat acara highlight olahraga tersebut qway."
Rui menunjuk ke arah layar televisi yang baru saja ia nyalakan.
"Sebuah pertandingan Pak, sebuah pertandingan Badminton skala internasional."
"Qway, apa yang anda lihat ? apa yang dimiliki oleh para profesional itu dalam meraih kemenangan?"
"Mental, Stamina, Fisik, dan teknik yang prima." Jawab Qway mantap.
"Ha ha ha, sudah saya duga Qway, anda akan mengatakan hal yang umum seperti itu. Qway coba anda perhatikan dengan seksama, bagaimana seorang juara bermain."
"Mereka bermain dengan hebat."
"Apa maksud kamu dengan "hebat"
"Mereka menampilkan permainan diatas rata-rata."
"Diatas rata-rata, anda betul, nah Qway sekarang apa yang diatas rata-rata?"
"Mereka melakukan hal-hal yang sulit pada umumnya menjadi mudah pada khususnya."
"Tepat sekali, SIMPLEOLOGY, mereka mampu membedah mentega beku dengan pisau panas." Apa anda pernah makan steak, Qway?"
"Tentu,paling tidak dalam sebulan, aku pasti makan steak."
"Qway biasanya kamu memakan steak sapi, bukan ?" dan yang kamu lakukan hanya duduk manis dan menunggu pesanan datang."
"Ya memang itu yang saya lakukan dan semua orang yan ada di restoran itu."
"BINGO.Qway apa anda sadar kalau satu hot plate Steak sapi Black Angus, mengalami banyak proses sebelum menjadi suatu mahakarya yang akan anda santap dalam waktu hanya sekitar 20 menit saja. Bayangkan anda hidup dimana steak belum pernah ada Qway, sungguh heboh bagi anda untuk memakan sapi hidup-hidup, bayangkan anda menggigit punggung sapi yang ada di padang rumput, apa rasanya..? pasti sangat tidak enak, bisa-bisa malah anda ditanduk sang sapi. Nah Qway, anda mengerti apa yang saya maksudkan disini bukan, sebuah maha karya seperti steak mengalami proses yang panjang, dan anda membayar mahal untuk itu. Nilai itu ditentukan dari kelangkaan dan tingkat kesulitan yang ada. Kamu uniq, bahkan setiap orang uniq, tetapi tidak semua orang memiliki keuniqan yang mampu memberi nilai tambah bagi orang lain."
"Mm..sangat masuk akal, kelangkaan dan tingkat kesulitan,menjadi keunikan dan kemudahan yang mencerahkan."
"Kembali kepada pertandingan Qway, anda lihat; saat seorang melakukan smash maka akan dibalas deng lob. Sebuah lob bisa dibalas dengan lob juga, tapi sungguh tidak mungkin jika smash dibalas dengan smash. Anda lihat ada kecendrungan yang mengatur. Sama seperti dunia ini, ada hukum alam yang mengatur. Jika anda mampu menguasai dan mengerti hukum-hukum ini maka hidup akan sepuluh kali lebih mudah, saya jamin.
Sepertinya semua kepingan Puzel tersebut mulai menampakan hasilnya, mengenai ke-tiga elemen dalam hidup yang harus selalu seimbang, cara bermain dalam kehidupan. Siapa sebenaranya orangtua ini ?
"Pak Rui, apa anda sudah berkeluarga, bagaimana kabar keluarga anda. Apa mereka tidak menunggu anda dirumah ?"
"Sudah saya kabari mereka, bukan masalah. Anak saya yang pertama bekerja sebagai designer profesional khusus bridal. Namanya Julia, nanti saya akan perkenalkan kepada kamu. Kemudian anak kedua saya yang bernama Mikhazel adalah seorang pegolf profesional, juga seorang konsultan bisnis real estate dan properti."
Sudah kuduga, orang ini bukan orang sembarangan. Tapi ada yang aneh dengan penampilannya, ia tampak sangat santai dan begitu menikmati percakapan ini. Tidak ada kesan terburu-buru sama sekali.
"Ow.. Pak Rui, menarik bisa mengenal putri anda, apa ia sudah menikah ?"
"Belum, usianya baru 24 tahun dan ia begitu menikmati kariernya sekarang."
"Ha ha ha.. bisa saya tebak mengapa dia begitu sukses. Karena ia punya ayah seperti anda.
Pak Rui hanya tersenyum sambil kembali menenggak botol bir.
"Oke, saya rasa cukup pelajaran dari bapak."
"Tidak pernah ada kata cukup dalam belajar nak.Yang ada adalah terus menerus melebur dalam pembelajaran, hidup adalah belajar. Jangan dipisahkan, buat mereka melekat begitu rupa, sehingga anda sealalu memikirkan sesuatu. sesuatu yang membuat anda menjadi orang yang utuh dan harmonis.
"Baik kalau begitu kita lanjutkan Pak. Saya rasa saya memiliki fondasi yang kokoh sekarang dalam hidup yang seimbang dan memberikan nilai lebih pada dunia. Biar saya simpulkan: Kita ada di dunia ini sebagai suatu aliran yang harus ada, selama kita di dunia kita dituntut untuk sadar mengenai hakekat kita yang sesungguhnya. Dengan demikian kita bisa menjalankan hidup dengan lebih baik. Membuat hal-hal sulit menjadi lebih mudah, dan memberikan nilai tambah secara positif. Itulah hal-hal yang tidak pernah berubah dari orang-orang besar di sepanjang zaman. Ada permainan yang harus kita pahami, ada jalur-jalur yang harus kita rombak."
"Dan satu lagi Qway, tutuplah semua lubang. Tutup dan kunci semua lubang, supaya menjadi suatu hal yang MUSTAHIL bagi seseorang untuk menyalahkan kita.
"Bagus.Saya rasa sempurna Pak Rui. Nah, sekarang ini dia yang akan menjadi pertanyaan kunci dariku. Dalam hidup ini dikenal sukses harmoni yang mencakup mengenai aspek finansial, kesehatan, karier, spiritual, personal. Bagaimana agar kita bisa memiliki sebuah master key dalam meraih sukses harmoni tersebut.
"Qway, berapa banyak energi negatif yang ada di dunia ini, aku yakin jumlahnya akan berlipat ganda dibandingkan dengan energi positif. Coba kamu lihat diluar. Berapa banyak orang yang bahagia ? kalau mau terbuka; mereka semua adalah para pengeluh. Mereka adalah manusia BEJ, Blame..Excuse..Justify. Mereka selalu "pintar" untuk menyalahkan sesuatu. Alih-alih mencari solusi dari permasalahan yang ada, mereka malah teriak-teriak ditempat seperti anak kecil. Mereka menembakan peluru-peluru secara membabi buta. Nyamuk yang menggigit mereka, tapi mereka malah membunuh siput, dan lari dari sang nyamuk. Mereka tidak tahu masalah yang sebenarnya tetapi mereka sok tahu. Dunia ini secara de facto telah berjalan dengan percaya diri dan mantap menuju kepada kehancuran dan kekacauan. Ingat selalu Qway, apa yang tidak anda lihat menentukan apa yang akan terlihat.
"Ternyata begitu ya, manusia menjadi hamba dari egonya. Banyak dari manusia belum merdeka secara internal. Jika demikian Pak, apa yang harus dilakukan oleh orang-orang poisitif?"
"Qway, sekalipun orang-orang ini terang, tetapi perjuangan mereka sangat berat.Mereka adalah mentari dalam gelap yang begitu pekat. sekalipun mereka begitu terang, tetapi radius dari terang itu begitu terbatas. Sama seperti ikan salmon, kita hidup dengan menentang arus. Kita yakin akan kebenaran yang kita miliki dan kita menentang arus sampai kita kelelahan dan akhirnya pergi meninggalkan dunia, nah kemudian hal itulah yang diukur oleh sang khalik. Lari sekuatnya kemudian melompatlah setinggi dan sejauh mungkin, dan biarkan Sang khalik yang mengukurnya.
"Jadi apa yang aku cari selama ini adalah ilusi ?"
"Tepat Qway, bagus sekali kalau anda sudah menyadarinya. Dengan menerima hal ini sebagai suatu yang realistis, maka anda akan bisa menjalani hidup dengan lebih sehat dan bertumbuh. Sekalipun hal ini adalah ilusi, tapi hal ini adalah kenyataan dalam ruang pikiran kita. Jadi Qway jangan mau tertipu oleh keadaan nyata dari dirimu, itu semua hanya ilusi. Karena kamu sendiri yang menciptakan realita bagi diri kamu sendiri.
Tapi pak, bukankah kenyataan yang ada pada pikiran tersebut tidak mampu memberikan kehidupan, justru hal itu yang dianggap oleh banyak orang sebagai pemimpi di siang bolong.
"Justru itu Qway, ha ha ha.. justru karena rata-rata orang berpikiran seperti itu, dan hanya sedikit orang yang berpikir sebaliknya membuat suatu kenyataan yang signifikan kalau mereka telah keliru dalam memahami konsep ini. Ingat salah satu prinsip dasar yang berlaku mutlak di dalam dunia ini adalah, segala seuatu yang ada berasal dari yang tidak kelihatan. Sesuatu yang akan ada berasal dari sesuatu yang dipikirkan secara fokus dan terus menerus dan tenggelam dalam penghatyatan tersebut. Sama seperti sifat anomali air, demikian pula dengan perwujudan dari abstraksi tersebut, mereka mulai melepas aliran-alirannya untuk mencari tempat yang PAS dengan mereka.
"Inikah kehidupan yang sesungguhnya itu Pak. Kehidupan dimana seseorang melakukan sesuatu bukan karena keharusan tetapi berdasarkan pada kemauan secara positif dan mulia."
"Betul Qway, dalam hidup ini kamu akan melihat banyak hal mengenai sesuatu yang ingin dan harus dilakukan, sesuatu yang harus tetapi tidak ingin dilakukan, sesuatu yang ingin dilakukan tetapi bukan keharusan, dan juga yang tidak ingin dan tidak harus dilakukan. Nah Qway, carilah jalur dimana anda lebih sering berada pada posisi ingin dan harus dilakukan sehingga akan tercapai hasil yang paling menjanjikan. Inilah yang saya sebut sebagai "seni menginginkan dan memaknai", seni untuk menganggap suatu hal menyenangkan. Saat aku muda seorang teman pernah berkata kalau ia berubah. Ia berubah dari seorang yang tidak ingin menjadi seorang yang sangat ingin. Ia adalah seorang sarjana akuntansi, masa-masa kuliahnya adalah masa-masa yang paling membosankan di dunia, ia menyatakannya kepadaku. Sampai suatu hari ia mendapatkan pekerjaan sebagai seorang marketer stock and share, ia merasa sangat antusias dalam menjalankan pekerjaan tersebut. Padahal dulunya ia paling tidak suka dengan perhitungan akuntansi, tetapi saat saya menanyakan kepadanya kenapa ia berubah. Ia menjawab; "Hal ini mempengaruhi kehidupanku Rui, memikirkan tentang uang membuat aku bersemangat, karena aku bisa meraih banyak hal menyenangkan dengannya."
"Anda benar Pak, saat seseorang melakukan suatu pekerjaan, secara tidak sadar otak bawah sadarnya berkata kepadanya:apa hal ini akan membuatku lebih bahagia??, atau hal ini akan membuatku merasa "sakit", sepi, dan kosong ?. Misalkan saja saat seseorang bingung apa ia harus melanjutkan kuliah atau mencari pekerjaan setelah lulus dari SMU. Saat kuliah kamu akan menemukan banyak teman baru, tetapi waktu kamu untuk terjun dalam kehidupan secara langsung menjadi terhambat. Hal ini berarti anda tidak bisa mendapatkan uang lebih cepat dan harus menunggu lebih lama untuk medpatakan berbagai hal menyenangkan yang bisa anda raih dengan uang. Tapi jika kamu putuskan untuk mencari pekerjaan maka kamu akan bertanya, apakah aku akan meraih pekerjaan impian? apa aku akan bisa menghasilkan uang cukup?.
"Betul sekali Qway, terkadang dalam memutuskan suatu pilihan-pilihan kita perlu membedah dan menimbangnya dengan hati-hati dan akurat sebelum mengeksekusinya. Kita memilih yang terbaik dari semua pilihan, sekalipun pilihan tersebut tidak kita nikmati. Yang penting adalah keberanian untuk mengadakan rapat internal secara tajam, dalam, dan ,tuntas."
"Ok.. saya paham. Dari percakapan kita beberapa jam ini, semuanya masih dalam lingkup teoritis. Entah bagaimana implementasinya dalam kehidupan secara riil. Saya sungguh sangsi dalam hal ini. Maukah anda menjelaskannya secara tajam, dalam, dan tuntas Pak ?
"Tentu saja, mudah saja Qway, yang terutama dan utama kamu memiliki peta dan kompasnya dahulu. Kamu harus bisa melihat diri kamu secara jelas, bagaimanakah kamu yang kamu inginkan. Dan saat kamu menghadapi situasi tertentu, maka kamu bisa meminjam kamu yang ideal ini. Sekalipun kamu belum tentu sukses dengan posisi ideal ini, paling tidak kamu sudah memiliki kompas menuju tujuan yang kamu inginkan. Sesederhana itu saja Qway.
"Dalam hidup ini saya rasa kita berada di area hitam dan putih Pak, sesuatu itu ada sebagaimana adanya dan hal itu harus diterima sebagai bagian dari realita kehidupan. Ada orang yang lahir dengan banyak kemudahan tetapi kemudian ia jatuh. Ada juga yang memulai segala sesuatunya dengan darah dan air mata, tetapi kemudian mereka berjaya. Mengapa bisa terjadi hal demikian, inang yang hebat belum tentu membentuk anak yang hebat. Begitu juga sebaliknya. Saya rasa dalam hidup ini kita secara sadar maupun tidak sadar telah melakukan terlalu banyak perbandingan. Kita memilih model yang cocok dengan keinginan kita kemudian menancapkan bendera untuk meraihnya. Tetapi dengan melakukan ini kita tahu kalau kita tidak akan pernah merasa lebih baik."
"Betul Qway, banyak orang terlalu keras berharap menjadi "somebody" padahal segala sesuatu di dunia ini diatur oleh tangan-tangan yang tak kelihatan. Bagaimana kita bisa tahu kalau tangan-tangan yang tak terlihat tersebut menuntun kita. Mudah saja; yaitu dengan melakukan apa yang menjadi nature alamiah kita. Saat anda lahir dengan genetika gembul, kemungkinan anda memiliki potensi menjadi pesumo. Saat anda lahir dengan pertumbuhan tubuh diatas rata-rata maka anda berpotensi menjadi seorang pemain basket. Itu ciri-ciri secara fisikal, memang lebih sulit ciri-ciri secara psikolis. Sulit tetapi masih terjangkau."
"Nah Pak Rui, itu dia yang saya yakin semua orang mencarinya. Bagaimana mengetahui potensi sejati kita secara psikolis, dan dengan demikian kita bisa menjadi diri kita seutuhnya. Setelah itu biarlah dunia menilainya sendiri. Saya rasa dibutuhkan nyali yang lebih besar untuk menembus batas-batas dari batasan kita sendiri.
"Itu dia Qway, hanya sedikit orang di dunia ini yang mampu mengkombinasikan dengan baik antara mind, guts and heart. Mereka yang mampu melakukannya dengan baik mampu menembus tangga-tangga kehidupan yang lebih tinggi dan sulit dijangkau oleh kebanyakan orang. Tetapi pada awalnya mereka yang mampu melakukan ini biasanya menjadi ekslusif di dunia, mereka adalah orang yang memutar haluan untuk melawan arus, dan jika kapal mereka karam; mereka dengan berani melompat untuk berenang menuju tujuan dari hati mereka yang paling murni tersebut.
"AKu jenuh sekali, bahkan sangat lelah dalam mengarungi kehidupan ini. Kenapa ya ?? sekalipun begitu banyak pelajaran yang bisa kudapatkan dari banyak orang-orang besar seperti anda, namun entah kenapa aku belum menemukan jawaban yang selama ini aku cari.
"Qway, anakku. Kamu mau tahu kenapa ? karena tuntutan hidup dari dunia ini begitu banyak. Dunia mengajarkan kepada anda mengenaai TUJUAN, segala sesuatu harus memiliki tujuan, banyak buku-buku yang ditulis oleh orang-orang besar mengatakan kalau mereka hendaknya memulai segala sesuatu dari akhir pikiran, atau dengan kata lain tujuan. Target oriented, saya melakukan hal ini agar, supaya, untuk…? dan setelah saya mencapainya, maka saya akan menaikan target pencapaian saya dan terus menerus polanya demikian. Inilah yang mereka sebut dengan human nature. Kabar baikny adalah mereka SALAH, anda melakukan sesuatu bukan karena untuk apa ? agar apa ? tteapi anda melakukan sesuatu karena anda HIDUP, itulah bagian dari kehidupan anda. Bukan merupakan paksaan motivasi dan keharusan, melainkan kerelaan untuk sadar bahwa anda hidup, dan mau tidak mau anda MENGISI kehidupan tersebut dari hari ke hari. Tidak perlu kita melakukan sesuatu atas dasar tujuan tertentu untuk menjadi SESUATU. Melainkankita melakukan hal tersebut hanya atas dasar kita HIDUP. Percayalah Qway, kalau anda meningggal hari ini juga, dunia akan tetap berputar alam akan berjalan secara normal. Karena hidup-mati adalah proses yang alamiah. Banyak orang ingin melakukan sebanyak mungkin hal dalam waktu secepat mungkin. Mereka kecanduan dengan ambisi dan pencapaian target, mereka bagai dikejar ANJING GILA yang disebut waktu. Mereka menciptakan ilusi "bodoh" mereka sendiri."
"Bukankah hidup ini adalah perjuangan dan perkembangan??"
"hidup adalah hidup Qway, kalau anda mau berjuang silhkan, kalau anda mau berkembang silahkan. Tetapi ingat satu hal kalau hidup adalah anda secara apa adanya tanpa TUNTUTAN apapun. Itu semua adalah tanggung jawab anda sendiri Qway, dunia mungkin saja berharap dan menuntut banyak dari anda. Tapi tidak dengan anda. Anda melakukan kehidupan anda dan melakukan banyak hal yang orang lain tuntutkan kepada anda atas dasar anda MAU, bukan HARUS. Ubahlah keharusan menjadi sesuatu yang anda inginkan, apa yang anda inginkan dengan kesadaran penuh adalah hidup anda yang sejati. Ku tahu yang ku mau!! dan aku SUKA melakukannya. Mengapa banyak orang setiapa hari hidup dengan "kepala tertunduk" sekalipun mereka terlihat sukses dan banyak tertawa. Karena mereka memaksa diri untuk menjadi hebat dalam hal yang tidak sepenuhnya mereka inginkan."
"Wah, bisa repot dong kalau hidup sesuai keinginan-keinginan yang buruk ?."
"Bagus anda bertanya, sekarang kita melangakh lebih jauh lagi. Pelajarn intinya disini adalah menikmati apa yang menjadi tuntutan hidup anda, apakah tuntutan hidup anda ? yakni hal-hal yang HARUS anda lakukan.
"Tapi Pak Rui, pandangan terhadap keharusan disini begitu relatif bagi setiap orang, bukan begitu?"
"Tidak..Qway, keharusan semua orang SAMA, yakni semua orang WAJIB melakukan kehendak sang khalik sebagai penciptanya. Segala sesuatu itu ada dengan maksud dan tujuan. Temukan apa yang menjadi keharusan bagi anda menurut gambar sang khalik. Suka atau tidak suka anda harus sadar Qway. Kalau anda adalah budak dari perasaan, manusia adalah hamba dari perasaannya secara natural. Saat ia merasa terancam baik secara fisik, psikis. Maka bisa dipastikan tindakan yang paling umum dan paling "pintar" yang bisa dilakukan adalah menyerang balik, atau melarikan diri. banyak orang berpikir kalau melarikan diri adalah suatutindakan yang pengecut. Anda tahu Qway melarikan diri di saat yang TEPAT. Sama sekali bukan tindakan dari seorang pengecut.
"Tapi Pak Rui. Bukankah dengan melarikan diri, maka masalah tidak akan terselesaikan."
"Begini Qway! coba anda jawab pertanyaan saya ini; apakah yang terjadi dengan hidup anda jika anda tidak dapat merasakan apapun..saya bilang APAPUN!!. Hidup akan menjadi kehampaan. lihat Qway, apapun yang anda lakukan adalah untuk perasaan anda apakah merasa lebih senang atau lebih nelangsa. Pikiran mempengaruhi perasaan dan juga sebaliknya, kemudian outputnya adalah tindakan. Banyak orang dikendalikan oleh apa yang ada di dalam, hal ini berlangsung terus-menerus. Hal ini juga yang menyebabkan manusia memerlukan suatu bentuk kesadaran dan pemahaman yang baru dan global, mengenai dirinya sendiri."
"Begitu yaPak !?, Menurutku sepuluh ribu hal telah terjadi. Dan kusimak semuanya kembali. Betapapun terjadi kesemarakan yang semakin tinggi. Masing-masing pada akhirnya akan berpulang pada kondisi asali. Kembali pada kondisi asali ini berarti mencapai kedamaian abadi. Itulah keberadaan segala sesuatu. Keberadaan itu merupakan suatu pola tanpa akhir. Memahami pola tanpa akhir itu berarti mencapai pencerahan.Barangsiapa yang tak memahaminya akan kering dan layu oleh musibah. Yang mengenal pola abadi ini akan mencakupi segalanya. Mencakupi segalanya dengan sikap adil sempurna. Adil sempurna menjadikannya seorang penguasa. Seorang penguasa menjadi sama dengan para dewa. Serupa dengan para dewa berarti sejalan dan sehati dengan semesta. Sejalan dan sehati dengan semesta berarti satu dengan semesta itu sendiri, ia tak terbinasakan. Meskipun tubuhnya dapat lenyap ditenggelamkan samudera kehidupan[Tetapi] akanlah ia luput dari segenap gangguan.Terlalu memaksakan diri untuk melaksanakan sesuatu yang berada di luar jangkauannya adalah suatu kesalahan."
"Betul Qway bisa juga dikatan begini; Bila seseorang tidur di tempat yang basah, maka ketika bangun, ia akan merasa bahwa punggungnya sakit…. namun apakah hal yang sama berlaku pada seekor belut? Jika seseorang mencoba untuk berdiam di atas pohon, maka ia akan pingsan karena ketakutan. Namun hal yang sama berlaku pada seekor monyet? Di antara ketiga hal ini, manakah yang mengetahui habitat yang [paling] benar untuk hidup? Manusia makan daging, rusa makan rumput, kelabang menyukai ular, burung hantu dan burung gagak memakan tikus. Dapatkah Anda mengatakan manakah makanan yang [paling] benar di antara keempat makhluk ini?… Orang memandang Mao Chiang dan Li Ji sebagai wanita-wanita tercantik, tetapi begitu melihat mereka, ikan-ikan menyelam jauh ke dalam air [untuk menyembunyikan diri] dan sementara itu burung-burung lari beterbangan… [Lalu jika demikian], manakah tolok ukur yang benar mengenai kecantikan? Mereka yang memahami kehidupan tidak akan mengupayakan sesuatu yang tidak diberikan oleh kehidupan. Mereka yang memahami nasib tidak akan mengupayakan sesuatu yang berada di luar jangkauan pengetahuan."
Dari waktu yang tersisa, setengahnya dihabiskan untuk tidur atau terbuang pada siang hari. Selanjutnya dari sekian waktu yang tersisa dari itu semua, ia masih didera oleh rasa sakit, penyakit, kesedihan, dendam, kematian, kerugian, kekhawatiran, serta ketakutan. Dalam kurun waktu sepuluh tahun atau lebih boleh dikatakan bahwa tidak sampai satu jam seseorang dapat merasakan kedamaian terhadap diri sendiri dan lingkungannya, tanpa diganggu oleh rasa cemas.[Bila demikian] untuk apakah manusia hidup? Apakah kesenangan yang dapat diperoleh dari kehidupan itu? Apakah kita hidup untuk menikmati keindahan serta kekayaan? Apakah untuk menikmati keindahan suara dan warna semata? Bukankah ada saatnya ketika keindahan dan kekayaan tidak lagi memenuhi kesenangan hati, dan ada pula saatnya ketika suara dan warna menjadi sesuatu yang mengganggu telinga serta mata.
Apakah kita hidup agar ditakut-takuti sehingga tunduk pada hukum dan kadang-kadang bertindak nekad [melawan hukum] karena didorong oleh upah atau ketenaran? Kita merusak diri sendiri dengan berusaha mati-matian merangkak ke atas, sambil berusaha untuk mereguk pujian dangkal yang diperdengarkan satu jam semata. Mencari akal untuk menemukan bagaimana caranya nama baik kita tetap dikenang setelah kematian. Kita bergerak melintasi dunia dalam suatu celah sempit yang penuh dengan berbagai hal remeh yang kita lihat serta dengar, sambil berpikir berdasarkan prasangka-prasangka, mengabaikan kenyamanan hidup, tanpa menyadari bahwa kita telah kehilangan segala-galanya.
Orang di zaman dahulu menyadari bahwa kehidupan dan kematian datang secara tiba-tiba. Mereka tidak mengingkari salah satupun dari keinginan-keinginan alami mereka, dan tidak pula menekan satupun di antara hasrat-hasrat mereka. Mereka menyimak melalui kehidupan, sambil memperoleh kesenangan yang digerakkan oleh detak jantung mereka. Karena tidak mempedulikan ketenaran setelah kematian, maka mereka mengatasi hukum. Mereka tidak pula mempedulikan nama serta pujian, cepat atau lambat, usia panjang atau pendek…manusia merenungkan hakekat kehidupan mereka. Manusia telah lahir dalam suatu dunia yang tidak ikut diciptakannya sehingga tidak dapat dipahaminya secara penuh. Hal ini diperberat lagi oleh belenggu-belenggu kewajiban serta ketakutan. Manusia masih membebani dirinya dengan tuntutan pada diri sendiri agar melakukan sesuatu yang berada di luar kemampuannya. Kita meneladani ajaran ini dengan tidak merasa cemas, menghadapi hidup sebagaimana adanya, dan tidak terperangkap oleh keinginan yang tidak bermanfaat."
"Hmm.. menarik. Pak Rui, menurutku manusia hidup di tengah-tengah udara, sebagaimana halnya udara (nafas) di dalamnya. Semua makhluk di muka bumi ini, tidak ada yang dapat hidup tanpa udara. Jika seseorang menguasai teknik pernafasan, maka hal ini dapat menunjang kesehatan tubuhnya dari dalam. Dengan demikian, ini akan melindungi dirinya terhadap pengaruh merusak dari luar. Siklus alami nafas mengikuti aturan sebagai berikut: dari tengah malam sampai tengah hari merupakan masa pembangkitan nafas (shengqi, yang secara harafiah berarti “nafas hidup”), sedangkan dari tengah hari hingga tengah malam merupakan masa siqi atau “nafas mati.” Oleh karenanya, pada kurun waktu ini seseorang harus banyak menghirup nafas. Teknik pernafasan (yinqi) meliputi hal-hal sebagai berikut: seseorang menghirup nafas melalui hidungnya. Hiruplah banyak udara tetapi sedikit menghembuskannya lagi. Hiruplah udara, lalu tahanlah nafas. Berikutnya bernafaslah secara perlahan-lahan dan tanpa suara. Jika seseorang menguasa hal ini dengan sempurna, ia dapat menahan nafas dalam jangka yang waktu yang cukup lama, [bahkan] hingga mencapai hitungan ke-1000. Inilah yang disebut taixi (benih nafas) .
"Ya Qway, nafas memang penting dan luar biasa dalam kehidupan ini. Kita cenderung untuk memandang sesuatu berdasarkan dua kutub pandangan yang berbeda, seperti baik – buruk, menyenangkan – tidak menyenangkan, untung – rugi, dan lain sebagainya. Ternyata bila direnungkan secara lebih mendalam, pandangan dualistis ini tidak mencerminkan realita yang sebenarnya. Sebagai contoh, Anda mengatakan bahwa seseorang adalah baik, tetapi orang lain mungkin mengatakan yang sebaliknya. Sehingga kriteria itu tidak memiliki nilai kebenaran yang mutlak.Jika tubuh berada dalam ketenangan dan energi kehidupan [atau “roh”] dijaga di dalamnya, penyakit tidak akan sanggup berkembang-biak. Anda akan berumur panjang, oleh karena energi-energi yang baik melindungi Anda.
Berpikirlah dengan membuang semua ketidakjujuran. Bentuklah dirimu sendiri di jalan (yang benar). Pelajarilah semua seni. Pahamilah jalan semua pekerjaan. Pahamilah keunggulan dan kelemahan dari segala sesuatu. Kembangkan mata yang tajam dalam segala hal. Pahamilah apa yang tidak terlihat oleh mata. Berikan perhatian bahkan pada hal-hal terkecil sekalipun. Jangan melibatkan diri dalam hal-hal yang tidak realistis.
"Pak Rui, saya juga pernah belajar kalau sesudah mengetahui akan mantap, setelah mantap baru bisa tenang, sesudah tenang bisa mempertimbangkan, sesudah merenung paling akhir akan mendapatkan.siapa yang dapat menangkal pikiran keruh, maka hening perlahan-lahan akan menjernihkannya; siapa dapat bertahan tenteram dalam waktu lama, maka perlahan-lahan motorik gerak akan muncul.”
"Begini Qwan; Walaupun banyak orang telah mengetahui bahwa kehormatan dan keuntungan hanyalah ‘hiasan’ hidup belaka, tapi sangat sedikit orang yang dapat terhindar dari jebakannya. Ada yang seumur hidupnya bekerja keras demi kehormatan dan keuntungan, bahkan ada yang hidup demi hal itu. Seseorang jika tidak dapat memandang hambar pada kehormatan dan keuntungan, maka dia tidak akan bisa mempertahankan kemurnian dari lubuk hatinya. Seumur hidupnya akan seperti “Mengejar Matahari”. Melihat matahari bersinar ke segala penjuru, tapi dia selamanya juga tidak bisa melacak keberadaannya. Pada akhirnya hanyalah keletihan dan kegagalan yang tanpa batas yang akan dia dapatkan. Sebenarnya jika dengan hati jernih mengamati dunia materi ini, walaupun tidak sepenuh hati dan tenaga untuk mengejar, sinar matahari juga tetap akan seperti sediakala menerangi tubuh kita.
Jika hati seseorang memiliki jiwa yang murni, di dalam pekerjaan yang seharusnya dia kerjakan dia telah menumpahkan seluruh tenaganya, prestasi yang telah dia capai otomatis bisa menonjol keluar, dia sudah selayaknya dan sepantasnya akan mendapatkan kehormatan dalam dunia yang sudah seharusnya dia dapatkan. Memandang hambar kehormatan dan keuntungan, tanpa memohon akan mendapatkan sendiri merupakan titik awal jalan menuju kesuksesan bagi seseorang."
"Ya, saya setuju; Ketika hati ini sangat kecil, dunia juga akan berubah menjadi kecil, kecilnya hingga mencemooh keindahan sehelai daun. Ketika hati ini sedang kacau, jalannya berubah menjadi banyak , sehingga kita tersesat di jalan-jalan itu."
"Qway, dari pengalamanku; sekian banyak pemanduan kasus telah diketahui, banyak orang dengan jelas mengetahui titik simpul kegundahan diri, namun mereka tidak berupaya memikirkan cara penyelesaian masalah, apalagi hendak mencoba dengan gigih mengatasi kekeliruannya. Kadang kala mereka malah selalu berpikir: “Permasalahan ini tidak mungkin diselesaikan”, untuk kemudian tenggelam di dalam situasi kegundahan.
Di dalam kehidupan terdapat banyak sekali problema penting (Tidak gembira, problem ekonomi, hubungan antar manusia yang jelek, arah masa depan tidak jelas) yang membutuhkan banyak waktu dalam perenungan dan pengupayaan mengkoreksi kesalahan. Barangkali anda bisa saja berkata: “Mengenai problema ini saya telah merenungkannya sangat lama, juga telah mendiskusikannya dengan kawan berulang kali, belum cukupkah ini?” Saya mengusulkan, andaikan anda di dalam permasalahan ini belum pernah merenungkannya dengan seksama selama beberapa ratus jam, maka anda tidak patut dianggap pernah merenungkan problema tersebut.
Jikalau anda tidak pernah melaksanakan rencana anda sebanyak puluhan kali, berupaya dalam perombakan problema ini, maka anda tak patut dikatakan anda sudah mencoba menyelesaikan problema ini.
Ketika anda merasakan situasi-kondisi anda sangat merisaukan. Harap diingat untuk terus-menerus berpikir, ada harapan apakah untuk masa depan, kemudian tumpahkan seluruh energi untuk merancang impian masa depan.
Apabila anda menemukan diri sendiri berubah cukup pesimistis, di dalam hati seringkali muncul pemikiran negative, kemungkinan anda sudah menderita symptom depresi."
"Saya rasa jutaan orang telah mengalaminya, dan siklus ini terus berputar tanpa henti. Terpikir oleh saya aliran-aliran sungai. Di muara setiap sungai tersebut, kualitas airnya sangat jernih dan bening, akan tetapi setelah tiba di pertengahan dan hilir, airnya akan menjadi semakin keruh. Kejernihan semula yang dimiliki telah lenyap entah kemana. Ilmuwan lingkungan hidup menjelaskan bahwa dalam proses mengalirnya, setelah merusak tumbuhan di berbagai tempat, erosi tanah, pasir dan tanah terdorong turun sehingga terjadi pencemaran pada kualitas air. Kehidupan manusia bagaikan sebuah sungai. Jika sungai ingin mempertahankan kejernihan seperti pada muaranya, maka di kedua sisi sepanjang perjalanan alirannya harus ada penghijauan, begitu juga dengan kehidupan manusia."
"Ya..Qway; Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini, Prinsip “keuntungan adalah di atas segalanya” telah menjadi motto dari kebanyakan masyarakat. Nilai-nilai kebajikan sedikit demi sedikit terkikis, hilang terbuang. Di dalam pergaulan antar manusia adanya rasa kecurigaan semakin meningkat, sedang kebajikan menjadi semakin berkurang. Mengenai hal terkikisnya kebajikan, ini merupakan suatu hal yang tidak baik yang terjadi selama proses perkembangan masyarakat. Kebajikan adalah prinsip yang tidak membawa kepentingan apapun. Ini merupakan sifat dasar manusia, adalah betul-betul lurus dan murni. Ada pepatah yang menyebutkan “Kebaikan budi bagai setetes air yang akan dibalas dengan sumber air. Kebajikan bagaikan sebuah pohon ; sebuah pohon yang hijau abadi.
Nasi dalam duniawi bisa menghilangkan rasa lapar sesaat, tapi itu bukanlah makanan batin yang sebenarnya. Uang dalam duniawi bisa memuaskan keinginan sesaat manusia, tetapi bukanlah cahaya kehidupan yang sebenarnya. Dengan pengetahuan intuitif menyadarkan kejujuran dan kebajikan yang ada dalam hati manusia, barulah bisa dari dasarnya menolong manusia untuk menjauhi kejahatan, terlepas dari lautan kesengsaraan. Dengan prinsip yang sama, memberi orang sekantung uang, lebih baik menyadarkan kebaikan hatinya. Karena ketulusan dan niat (pikiran) baik merupakan satu jaminan yang paling dasar bagi satu kehidupan untuk bisa berjalan menuju ke masa yang akan datang."
"mmm…Pak Rui;"Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh. Hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.Tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari.
Banyak orang sangat giat dalam bekerja dan belajar dengan tujuan pada suatu hari kelak bisa sukses dan tersohor, maka dari itu mereka mencurahkan segenap jiwa dan energi dalam menembus usaha atau di dalam bidang studinya. Sebaliknya, mereka jarang sekali merenungkan dengan seksama permasalahan diri sendiri di dalam hubungan antar sesama, dalam emosi atau di dalam bidang permukaan lainnya. Meski pernah dipikirkan, juga hanya berpikir sekenanya dan tanpa tujuan jelas, serta tidak dapat menganggap problema tersebut sebagai hal yang sangat serius. Oleh karenanya, permasalahan-permasalahan itu biasanya akan senentiasa mengganggu mereka.
Begitukah pencarian masa depan manusia yang seharusnya? Hanya mementingkan pada penyalahgunaan fisik dan mental semata daripada nilai etika dan kesadaran? Ketika orang sudah tidak berpenyakit sama sekali karena bagian terbesar dari tubuhnya adalah mesin, apakah mental mereka akan semata-mata berisi video games, gambling, olah raga kekerasan, kehidupan seks yang bobrok dan balapan mobil? Akankah pelajaran masa silam yang diajarkan simbol kebudayaan seperti Konfucius dan Socrates menjadi tidak relevan dalam diri seorang cyber baru yang gagah atau pun hasil rekayasa dunia genetika? Tidak pernah ada obat mujarab yang diciptakan oleh seorang ilmuwan untuk mengobati ketimpangan-ketimpangan masyarakat, orang perlu mengetahui bahwa kebaikan hati dan kepedulian terhadap orang lain adalah hal yang perlu ditingkatkan.
Search This Blog
WELCOME SOBAT SEMUA
Blog ini berisikan tulisan-tulisan Spiritual, Psikologi, Filosofi, Ilmu Sosial, Kesehatan, Bisnis dan segala hal yang menarik dan mencerahkan hidup . Semoga bisa membantu sobat pembaca semua menjalani hidup dengan lebih mudah dan nikmat.
Salam hangat,
~Garth
Salam hangat,
~Garth
Sudahkah Anda Bersyukur Hari ini ?
Thursday, March 5, 2009
Qway D`Novel
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Sekapur Sirih Sejenak
- Garth a.k.a Gwan Gydeo
- Adalah seorang sarjana sosial, anak muda ini menulis untuk terus membuat dirinya "muda" suka jalan-jalan sembari menjadi wartaone... rutinitas dan aktivitasnya sehari-hari adalah menikmati hidup dengan baik dan benar... Suara alam... belaian sejuk sepoy angin... serta terpaan sinar mentari sudah cukup untuk membuatnya bersyukur dalam hidup.





No comments:
Post a Comment