Powered By Blogger

Search This Blog

WELCOME SOBAT SEMUA

Blog ini berisikan tulisan-tulisan Spiritual, Psikologi, Filosofi, Ilmu Sosial, Kesehatan, Bisnis dan segala hal yang menarik dan mencerahkan hidup . Semoga bisa membantu sobat pembaca semua menjalani hidup dengan lebih mudah dan nikmat.

Salam hangat,
~Garth

Tambahkan pada situs Anda

Bookmark and Share

Sudahkah Anda Bersyukur Hari ini ?

Sudahkah Anda Bersyukur Hari ini ?

Monday, January 4, 2010

Gerakan Budaya Indonesia Bersih 2020

Potensi, Core Issues, dan Solusi Indonesia (Simply Way)



Indonesia adalah negara yang sangat subur dan indah, serta memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Negeri ini adalah zamrud khatulistiwa. Kenyamanan dan keindahan yang amat dahsyat itu, sayangnya tidak seimbang dengan kualitas sumber daya manusia yang ada di negeri tersebut. Mulai dari korupsi, pengangguran, birokrasi dan sistem pemerintahan yang kacau serta tingkat kriminalitas yang masih tinggi. Negeri yang makmur tersebut tidak mampu MEMELIHARA dirinya dengan baik, negeri nan indah tersebut kehilangan sebuah visi jangka panjang yang akan menjadi modal untuk menjadi penjaga stabilitas kesejahteraan Rakyatnya.

Ada begitu banyak pertanyaan yang menyeruak, melihat keadaan yang terjadi pada bangsa yang telah 65 tahun merdeka dari penjajahan asing ini. Apakah bangsa ini belum merdeka seutuhnya ? Kesalahan mendasar manajemen sistem kenegaraan ? Kursi-kursi panas pemerintahan yang diduduki oleh orang-orang yang salah, yang hanya sibuk mengurus urusan perut mereka sendiri ? Sehingga mereka lupa kepada visi dan misi pemeliharaan jangka panjang bangsa ini dalam berbagai bidang.

Indonesia di mata orang Singapura beginilah adanya:

“Indonesia doesn’t need the world, but the world needs Indonesia”

“Everything can be found here in Indonesia, u don’t need the world”

“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!”

“Singapore is nothing, we cant be rich without Indonesia . 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kami, apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat.”

“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing.”

“Kalian ga tau kan klo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras”

“Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.Lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri”

“Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani2 kalian sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri.”

“Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world.”

Sebagai anak bangsa yang lahir di negeri ini, aku merasa miris dan prihatin melihat negeri kaya potensi namun minim sinergi. Aku pernah berkunjung ke beberapa negeri lain yang notabene "gersang", berbeda dengan negeri Zamrud khatulistiwa ini, tetapi aku masih optimis regenerasi dan reformasi budaya akan menyelimuti bangsa ini dengan semangat Gerakan Budaya Indonesia Bersih (GBIB) bersih dari segala penyimpangan yang tidak selaras dengan integritas nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.

Indonesia sebagai negara terkorup 2009 (Sumber:Political and Economic Risk Consultancy (PERC)

Membicarakan negara-negara yang bersih dan bebas dari korupsi, rasa-rasanya hampir tidak mungkin melupakan sekelompok negara yang terletak di belahan Eropa Utara. Kelompok negara-negara Nordik atau Skandinavia yang terdiri dari Finlandia, Denmark, Islandia, Norwegia dan Swedia selama ini dikenal sebagai negara-negara yang relatif bebas dari korupsi. Setiap tahun kelima negara itu selalu menduduki ranking teratas dalam Corruption Perception Indices (CPI) yang dikeluarkan oleh the Transparency International (TI). Di antara kelima negara itu, Finlandia adalah negara yang paling sering menempati urutan pertama dalam pemberantasan korupsi.

Barangkali nama Nokia lebih dikenal masyarakat luas dari pada negara yang menghasilkan alat komunikasi tersebut. Banyak yang tidak tahu perusahaan Nokia berasal dari Finlandia. Negara kecil dengan penduduk kurang dari 6 juta yang memiliki tingkat kesejahteraan penduduk sangat tinggi, secara konsisten memperoleh peringkat tinggi sebagai negara yang relatif bebas korupsi. Apa yang membuat negara-negara Skandinavia, khususnya Finlandia
memiliki tingkat korupsi yang sangat rendah ?

Lihat Solusi (Klik in new tab)

Indonesia tenggelam tahun 2030

Disampaikan environmentalist Prof. Emil Salim. Saat menjadi pembicara utama dalam pemutaran An Inconvenient Truth, film dokumenter yang dibintangi bekas wakil presiden AS Al Gore di Binus International University di Jakarta, Emil Salim mengatakan bahwa tanpa perang atau konflik politik sedikit pun di tahun 2030 nanti mungkin sekali ribuan pulau Indonesia akan karam, dan untuk menyelamatkan jutaan jiwa, pemerintah terpaksa memindahkan penduduk ke puncak pegunungan di Papua.

”Di tahun 2030 nanti ribuan pulau Indonesia, sekitar 2.500 dari 17 ribu pulau yang kita miliki mungkin tenggelam. Ini terjadi karena pemanasan global yang mendorong kenaikan permukaan air di kepulauan ini,” kata bekas menteri menteri lingkungan hidup ini.

Komentar Emil itu disampaikan sebagai komentar atas film Al Gore yang bercerita tentang fenomena kerusakan lingkungan di tingakt global. Al Gore yang dikalahkan George W Bush dalam pemilihan presiden di tahun 2000 lalu mengkritik negaranya yang menjadi penyumbang emisi terbesar di dunia. Itu artinya, Amerika Serikat berada di posisi pertama pada daftar negara yang bertanggung jawab terhadap pemanasan global. Film Al Gore ini didaulat sebagai film dokumenter terbaik pada ajang Academy Award tahun ini.

Menurut Emil yang juga alumni California University di Berkeley, bila Amerika Serikat adalah penyumbang emisi terbesar, maka Indonesia adalah penyumbang emisi terbesar ketiga di dunia. Ini akibat pembakaran hutan yang terjadi di mana-mana dalam skala raksasa. Dan semua itu, bersama gempa bumi, longsor, banjir dan lumpur panas (yang memakan korban jiwa), sebut Emil, “terjadi karena stupidity of human being (ketololan umat manusia).”

Emil mengatakan bahwa posisi geografis Indonesia yang amat unik ini: berada pada persilangan dua arus utama samudera di dunia, juga di antara dua kontinen, dan terlebih berada pada ring of fire atau rantai pegunungan berapi yang menjalar sepanjang gugus Pasifik, mestinya disadari tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga masyarakat dan pengusaha. Di sisi lain, Indonesia yang berada di daerah tropis juga memiliki nilai tambah yang luar biasa dibandingkan negara-negara lain di muka bumi.

Lihat Solusi (Klik in new tab)

Polusi di Jakarta sangat parah (Sumber:Bappenas)

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Michigans, Amerika Serikat, telah menemukan bagaimana tingkat polusi udara yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah hingga berpotensi memicu serangan jantung maupun stroke.

Seperti dilansir dari healthday.com (14/9), pada penelitian tersebut, peneliti menguji tekanan darah dalam tubuh 83 orang ketika mereka menghirup udara dengan tingkat polusi yang sama dengan tingkat polusi yang ada di area perkotaan yang dekat dengan jalan raya.

Total kerugian pemborosan BBM untuk mobil dalam satu tahun mencapai Rp 6,599 triliun, dan sepeda motor Rp 8,238 triliun. Asumsi perhitungan ini merupakan yang paling minimal karena macet pada 2007 lebih parah dua sampai tiga kali lipat dibandingkan 1998.

Sementara jika memperhitungkan waktu kerja yang hilang akibat kemacetan mencapai dua jam per hari, maka bila dihitung dengan UMP DKI Jakarta 2007, nilainya Rp 4.329 per jam. Katakan di Jakarta ada 7,5 juta orang bekerja dalam satu hari dan seminggu enam hari kerja, total
kerugian setahun mencapai Rp 20,324 triliun.

Belum lagi bicara kerugian angkutan umum. Ketua Organisasi Pengusaha Angkutan Darat DKI Jakarta Herry Rotty mengatakan, kerugian pengusaha angkutan penumpang umum mencapai Rp 6,477 miliar per hari.

Kerugian lain akibat buruknya kualitas lingkungan juga tidak kecil. Menurut Asian Development Bank pada 1998, nilainya mencapai Rp 1,79 triliun. Jumlah itu akan membengkak sampai tiga kali lipat dalam 10 tahun jika tidak ada perbaikan kualitas udara di Jakarta. Total kerugian bidang kesehatan Rp 5,39 triliun.

Di sisi lain, terdapat kerugian lingkungan akibat pencemaran udara di Jakarta yang diperkirakan mencapai Rp 5 triliun. Total kerugian itu mencapai sekitar Rp 43,316 triliun.

Bambang menambahkan, semua perhitungan itu, belum mencakup asumsi transaksi yang gagal dilaksanakan, produktivitas yang menurun dan daya saing Jakarta yang semakin turun dibandingkan kota besar lain di kawasan ASEAN.

Kalau tidak ada langkah untuk memperbaiki angkutan umum, maka di tahun 2020 nilai kerugian akan mencapai Rp 65 triliun. Itu baru mencakup dua aspek, yaitu Rp 28,1 triliun biaya operasi kendaraan dan Rp 36,9 triliun untuk kehilangan waktu akibat kemacetan.

Lihat Solusi


Kemacetan di Jakarta sebabkan kerugian 43 trilyun

Kemacetan lalu lintas di Jakarta menyebabkan kerugian Rp43 triliun per tahun, kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Andrinof Chaniago.

"Secara riil, dari tahun ke tahun terjadi penurunan pendapatan pada masyarakat Jakarta untuk tingkat ekonomi menengah ke bawah," ungkap Andinof Chaniago pada acara diskusi menelaah visi ekonomi capres dan cawapres di Jakarta, Kamis.

"Cara mengukurnya, setiap tahun nilai kerugian masyarakat mencapai Rp43 triliun per tahun oleh belanja boros akibat kemacetan," ujarnya.

Pengeluaran tambahan yang dibebankan warga akibat kemacetan itu kata dia, yakni belanja onderdil yang meningkat, pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) serta timbulnya penyakit fisik dan psikis.

Penyakit ISPA (infeksi saluran pernafasan atas), stres dan penyakit kulit banyak menimpa warga Jabodetabek. Walaupun secara statistik pendapatan mereka meningkat, tetapi efek dari kemacetan itu membuat masyarakat menengah ke bawah harus terbebani pengeluaran tambahan, katanya.

"Jadi, terkait meningkatnya pendapatan masyarakat tidak serta-merta harus dicerna begitu saja, sebab justru mereka harus menanggung kerugian akibat kemacetan," ungkap dosen ilmu politik Universitas Indonesia tersebut.

Ia menilai, asumsi peningkatan pendapatan masyarakat yang banyak diklaim selama ini hanya sebatas retorika. "Dari segi ekonomi, memang terlihat pendapatan warga meningkat, tetapi jam kerja juga bertambah. Jadi, saya melihat, pendapatan masyarakat tidak mengalami peningkatan," (Sumber: Andrinof Chaniago)

Lihat Solusi (Klik in new tab)

Mengenaskan, kualitas pendidikan Indonesia menempati posisi 160 dunia

Menurut Jusuf Kalla seperti yang dilansir Apakabar.ws, dilihat dari peringkat negara, kualitas pendidikan Indonesia berada di urutan ke-160 dunia dan urutan ke-16 di Asia. Bahkan secara rata-rata, Indonesia masih berada di bawah Vietnam. “Mengapa orang Indonesia lebih bodoh dibanding orang Vietnam, Malaysia, atau Singapura? Anak-anak kita sekarang malas belajar karena mereka merasa tidak perlu belajar. Mengapa merasa tidak perlu belajar karena mereka merasa belajar dan tidak belajar sama saja,” tuturnya.
Dijelaskan, kondisi itu terjadi karena saat ujian naik kelas, murid yang pintar dan yang bodoh sama-sama naik kelas atau saat ujian akhir, siswa yang pintar dan bodoh semuanya lulus.

Lihat Solusi



Kesimpulan: Ok, jadi kita memiliki PR pada bidang-bidang edukasi dan lingkungan hidup serta spiritualitas yang akan membersihkan negeri ini dari korupsi. Dengan semangat Gerakan Budaya Indonesia Bersih (GBIB) menginspirasi dan membangun motivasi untuk Indonesia yang makmur sejahtera paling tidak pada tahun 2020. Merdeka!!




No comments:

Please Click ONLY for You @18+

Sekapur Sirih Sejenak

My photo
Adalah seorang sarjana sosial, anak muda ini menulis untuk terus membuat dirinya "muda" suka jalan-jalan sembari menjadi wartaone... rutinitas dan aktivitasnya sehari-hari adalah menikmati hidup dengan baik dan benar... Suara alam... belaian sejuk sepoy angin... serta terpaan sinar mentari sudah cukup untuk membuatnya bersyukur dalam hidup.